Organisasi Persahabatan Mahasiswa (OPM)
    Menjadikan Generasi Muda Mandiri, Sosial, dan Berprestasi
    • Latar Belakang
    Generasi muda adalah the leader of tomorrow. Secara definitif seseorang dianggap pemuda jika dari sisi usia adalah dalam bentangan usia 10-24 tahun. Dalam hal ini, di tangan kaum mudalah nasib sebuah bangsa dipertaruhkan. Jika kaum mudanya memiliki semangat dan kemampuan untuk membangun bangsa dan negaranya, maka sesungguhnya semuanya itu akan kembali kepadanya. Hasil pembangunan dalam aspek apapun sebenarnya adalah untuk kepentingan dirinya dan masyarakatnya. 
    “Beri aku sepuluh pemuda maka akan ku guncangkan dunia”, itulah perkataan founding father Presiden Pertama Indonesia yang menegaskan betapa pentingnya peran pemuda dalam kemajuan bangsa dan Negara.  Baik buruknya suatu Negara dilihat dari kualitas pemudanya, karena generasi muda adalah penerus dan pewaris bangsa dan Negara.  Generasi muda harus mempunyai karakter yang kuat untuk membangun bangsa dan negaranya, memiliki kepribadian tinggi, semangat nasionalisme, berjiwa saing, mampu memahami pengetahuan dan teknologi untuk bersaing secara global. Pemuda juga perlu memperhatikan bahwa mereka mempunyai fungsi sebagai Agent of change, moral force and social control sehingga fungsi tersebut dapat berguna bagi masyarakat. 
    Pada saat ini jika kita melihat kondisi pemuda Indonesia, mengalami degradasi moral, terlena dengan kesenangan dan lupa akan tanggung jawab sebagai seorang pemuda. Tataran moral, sosial dan akademik,  pemuda tidak lagi memberi contoh dan keteladanan baik kepada masyarakat sebagai kaum terpelajar, lebih banyak yang berorientasi pada hedonisme (berhura-hura), tidak banyak pemuda yang peka terhadap kondisi sosial masyarakat saat ini, dalam  urusan akademik pun banyak mahasiswa tidak menyadari bahwa mereka adalah insan akademis yang dapat memberikan pengaruh besar dalam perubahan menuju kemajuan bangsa. Nilai – nilai positif yang seharusnya ada di generasi muda sudah mulai memudar, seperti nilai kemandirian, sosial, dan pendidikan. Kemandirian jika diterapkan kepada generasi muda maka akan tercipta di masa depan generasi penerus yang kuat, kokoh, dan tidak bergantung pada orang lain. Generasi muda harus memiliki nilai sosial, agar ada nilai manfaat bagi masyarakat, seperti saling membantu, cepat respon terhadap orang lain yang membutuhkan bantuan, dan nilai sosial lainnya. Selain generasi muda diharuskan memiliki kemandirian yang tinggi, sosial yang tinggi, generasi muda juga harus berprestasi/ memiliki keunggulan-keunggulan yang bisa mengharumkan bangsa dan negara. 
    Sehingga dari beberapa pertimbangan permasalahan diatas, maka dibentuklah ORGANISASI PERSAHABATAN MAHASISWA (OPM) yang akan memiliki dampak positif  untuk generasi muda dan OPM akan dijadikan sebagai wadah untuk generasi muda dalam mewujudkan masa depan yang mandiri, sosial, dan juga berprestasi.